Rabu, 15 April 2026
INFO TERKINI
🔴 Selamat Datang Di Portal Berita Media Globalindo. Aman, Aktual dan Terpercaya. AHU-006585.01.7.Tahun 2025 🔴 Selamat Datang Di Portal Berita Media Globalindo. Aman, Aktual dan Terpercaya. AHU-006585.01.7.Tahun 2025 🔴 Selamat Datang Di Portal Berita Media Globalindo. Aman, Aktual dan Terpercaya. AHU-006585.01.7.Tahun 2025
Daerah

Warga kecewa dengan janji janji perintah , jalan rusak parah puluhan tahun tak tersentuh pembangunan

13 April 2026
00.33 WIB
Penulis: Hendra Papi Yani
11x Dibaca
Warga kecewa dengan janji janji perintah , jalan rusak parah puluhan tahun tak tersentuh pembangunan
Ilustrasi: Warga kecewa dengan janji janji perintah , jalan rusak parah puluhan tahun tak tersentuh pembangunan (Dok. FRIC Muba)
IKLAN SPONSOR



Pesawaran Lampung - Kondisi jalan yang memprihatinkan terjadi di Dusun Lubuk Tanoh, Desa Kububatu, Kecamatan Way Khilau, Kabupaten Pesawaran. Jalan yang kondisinya sudah rusak parah, berlubang, dan becek ini terpaksa diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat setempat lantaran janji perbaikan dari pemerintah daerah hingga kini belum kunjung terealisasi.Minggu (12/4/26),



Kondisi jalan tersebut diketahui sudah berlangsung puluhan tahun lamanya dan belum pernah tersentuh pembangunan yang layak. Akibatnya, saat musim hujan, jalanan menjadi sangat licin, berlumpur, dan penuh genangan air, sehingga menyulitkan akses mobilitas warga.



Marzuki, salah satu warga setempat, mengaku sangat kecewa dengan janji-janji manis yang sering disampaikan pihak berwenang namun tidak ada tindak lanjutnya. Menurutnya, jalan yang rusak ini sangat mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama bagi anak-anak sekolah yang harus berjalan kaki menuju sekolah karena kondisi jalan tidak dapat dilalui kendaraan dengan aman.



"Kami sudah sangat lama menunggu. Jalan ini sudah puluhan tahun rusak parah, tapi tidak ada pembangunan. Saat hujan, becek dan berlubang sekali. Anak-anak sekolah pun kesulitan berjalan. Kami berharap pemerintah daerah segera bertindak nyata, jangan hanya memberi janji dan iming-iming saja," ujar Marzuki.



Keluhan serupa juga disampaikan oleh warga lainnya. Mereka menekankan bahwa kerusakan jalan ini tidak hanya menghambat aktivitas pendidikan, tetapi juga mengganggu jalur distribusi perekonomian masyarakat. Hasil bumi yang menjadi mata pencaharian utama warga seringkali terkendala untuk diangkut keluar akibat akses jalan yang buruk.



Sementara itu, Ketua Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) Provinsi Lampung, Rudi Sapari, yang juga meninjau lokasi, meminta agar pemerintah daerah segera menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Ia menilai keluhan warga harus didengar dan ditindaklanjuti dengan serius, bukan hanya dijawab dengan janji-janji yang tidak jelas realisasinya.



"Kami melihat langsung kondisi jalan di Dusun Lubuk Tanoh ini sangat memprihatinkan dan belum tersentuh pembangunan sama sekali. Keluhan masyarakat harus segera diperhatikan. Jangan membuai warga dengan janji-janji palsu, tapi buktikan dengan aksi nyata perbaikan infrastruktur demi kesejahteraan warga, jika ini tidak kunjung di perhatikan oleh pemerintah setempat,kami akan turun untuk mengadakan aksi damai bersama masyarakat di depan kantor pemerintah daerah pesawaran" tegas Rudi Sapari. 



Hingga saat ini, warga masih berharap adanya perhatian serius dari pemerintah Kabupaten Pesawaran agar jalan penghubung vital tersebut segera diperbaiki dan diaspal agar dapat digunakan dengan nyaman dan aman oleh seluruh masyarakat.

REKOMENDASI REDAKSI:

Jangan lewatkan informasi viral dan menarik lainnya khusus untuk Anda hari ini.

BACA SELENGKAPNYA DI SINI
BAGIKAN BERITA INI
H
Editor: Hendra Papi Yani

Tim Redaksi FRIC Musi Banyuasin.